Menurut Kantor Berita ABNA, hari Jum’at petang Doktor Muhsin Samadauf Pimpinan Partai Islam Azerbaijan ketika bersiap-siap akan kembali kerumah bersama dengan beberapa orang penting Partai lainnya ditanggkap dan dipenjarakan oleh Dinas Keamanan Azerbaijan.
Alasan yang dibuat-buat
Polisi dengan alasan yang dibuat-buat telah menangkap DR. Samadouf bersama Muhsin Waqouf, Chin Aghayouf, dan Baland serta seorang sopir di kota Boku. Baland karena merupakan warga Turki pada malamnya sudah dibebaskan namun kawanan lainnya masih dibiarkan meringkuk dipenjara.
Hari Sabtu Fitnah itu terus berlanjut
Pada Hari Sabtu Dinas Keamanan Azerbaijan menyerang toko yang dimiliki Doktor Samadouf di Kuba kota yang ditinggali orang tuanya. Dinas Keamanan tersebut menyatakan bahwa mereka telah menemukan alat persenjataan didalam toko. Sesuai peraturan Negara Azerbaijan maka tindakan ini akan diganjar 5 sampai 10 tahun penjara.
Alasan penangkapan
Alasan penangkapannya adalah karena dia menjadi salah satu penentang peraturan resmi negara yang bertentangan dengan hukum Islam akhir-akhir ini.
Selain melakukan protes keras atas perusakan Masjid, protes pada gerakan penentangan pada agama Islam dan juga pada pelarangan pemakaian Hijab dinegaranya, Samadouf juga membuat forum media dunia maya dan dengan media ini secara langsung mengutarakan protes keras pada pihak pemerintah Azerbaijan.
Pada tanggal 2 Januari 2011 mengatakan,”Terkait masalah taman Qure sudah beberapa tahun tidak ada pemecahan, dalam masalah keagamaan masyarakat Azerbaijan selalu diprotes, sudah beberapa bulan pemakian hijab dilarang di Sekolah-sekolah, TV menyiarkan acara yang tidak layak konsumsi, media masa pemerintah Azerbaijan terus bekerja menentang ajaran Agama. Semua sebab permasalahan ini adalah Ilham Aliouf Presiden Republik Azerbaijan.”
Dia menambahkan,” Pemerintah Azerbaijan tidak mampu mengurusi Negaranya dan harus mengundurkan diri.”
Setelah kejadian itu dua acara Televisi Samadouf juga harus dihentikan dan dibelakangnya juga berbuntut penangkapan dan fitnah yang ditujukan padanya. Dilaporkan bahwa hingga hari Sabtu 8 Januari 2011 sejumlah orang Syiah Boku masih berbondong-bondong melakukan protes atas penangkapan pimpinan Partai Islam mereka. Pasukan keamanan juga sudah dikerahkan kesana terutama di rumah dinas pendidikan dan Kedutaan Besar Rezim Zionis yang bertempat di kota yang sama. (*)